Fungsi Mesin Fotocopy

In: Berita

Mesing fotocopy menjadi sangat populer setelah ditemukan oleh ahli fisika yang dikenal dengan nama  Chaster F. Carlson. Mesin yang berfungsi sebagai alat pengganda ini menggunakan sumber tenaga listrik untuk menjalankanya. Alat ini memiliki fungsi dayaguna yang sangat banyak untuk menggandakan sebuah dokumen.Umumnya alat ini digunakan untuk menyalin data dan mencetaknya untuk keperluan pemberkasan dan dokumentasi biasanya untuk keperluan administrasi,syarat,tugas, dan masih banyak lagi fungsi dari mesin elektronik tersebut. Mempunyai fungsi yang sangat diperlukan untuk aktifitas yang dilakukan untuk pekerjaan atau digunakan untuk keperluann pribadi, menjadi pilihan semua orang kareana dengan mesin ini membantu mempermudah proses dokumentasi secara akurat,cepat, dan praktis.

Fungsi mesin fotocopyfungsi-mesin-fotocopy

Alat yang sudah dikenal banyak orang dan dibutuhkan disemua kalangan menjadikan alat ini sebagai alat untuk mencari nafkah karena alat ini sudah tersebar dimana-mana dan peminatnyapun banyak, karena keuntungan yang diperoleh dari mesin fotocopy ini relatif cukup besar, sehingga banyak para usahawan membukai gerai yang sering kita dengar ‘fotocopiyan’. Lokasi dan tempat yang biasa dijumpai untuk menemukan jasa fotocopy ini dekat dengan perkantoran, supermarket, sekolah, dan kampus. Tentunya memiliki lokasi yang strategis dan berkaitan dengan aktifitas perorangan akan mendulang rezeki yang besar dan bisa mendapatkan keuntungan lebih besar dari pengeluaran tiap harinya.

Fitur Mesin Fotocopy

Kini mesin fotocopy memiliki banyak fitur yang bisa melengkapi kebutuhan yang biasa diperlukan oleh orang seperti dapat mencetak kertas lebih banyak dan juga bisa mencetak kertas dengan warna, hasil cetaknya lebih cepat dan alat control untuk mengendalikan mesin cetak juga lebih simple dan dapat dengan mudah dipahami dibanding dengan alat yang terdahulu, sehingga konsumen dapat dipermudah dengan segala fitur yang dimiliki oleh mesin fotocopy terbaru ini. Mesin ini sekarang bukan hanya mampu menggandakan arsip atau file saja, melainkan dapat dapat menscan,mengcopy sebuah documen,dan mencetaknya. Pengguna saat inipun tidak perlu repot-repot menenteng documen kesana-kemari dengan banyak berkas dan arsip yang dibawanya, akan tetapi dikarenakan mesin fotocopy yang sudah canggih maka pelanggan/konsumen cukup mencolokan kabel yang telah tersedia pada alat tersebut ke leptop dan memulai aktifitas menggandakan file cukup dengan plug and play.

Kisah Penemu Mesin Fotocopy

In: Berita

Mesin fotocopy yang ada saat ini adalah hasil penemuan seorang pria bernama Chester F. Carlson. Pada awalnya Ia adalah pekerja di sebuah perusahaan analisis paten untuk pembuat produk elektronik. Tugasnya saat itu adalah menyalin semua dokumen dan gambar paten ke dalam beberapa dokumen. Tentu, ini adalah pekerjaan yang sangat melelahkan karena membutuhkan waktu yang tak sedikit, bahkan berjam-jam.

penemu-mesin-fotocopyKemudian Carlson berfikir bagaimana caranya menggandakan dokumen dengan cepat dan praktis agar pekerjaannya itu mudah dilakukan. Ia pun membaca berbagai buku mengenai mesin cetak. Akhirnya suatu hari Carlson menemukan ide cemerlang dengan konsep elektrofotografi yang sekarang kita kenal dengan mesin fotocopy.

Penelitian dan percobaan terus dilakukannya untuk menyempurnakan hasil penemuannya tersebut. Usahanya dimulai pada tahun 1938 yaitu dengan bereksperimen dengan memanfaatkan bubuk jelaga (karbon) dan penyinaran cahaya untuk memindahkan suatu tulisan dari medium satu ke medium lain. Carlson juga menggunakan konsep hoto-conductivity yang intinya, dengan proses ini, gambar bisa digandakan dengan proses perubahan elektron tersebut.

Di kemudian hari penemuan Carlson ini dikenal dengan nama xerography. Nama xerography berasal dari bahasa Yunani, xeros (kering) dan graphos (menulis). Xerography merupakan teknik pengembangan dari elektrografi karena dalam prosesnya tidak melibatkan cairan kimia, tak seperti teknologi elektrografi sebelumnya. Teknik ini kemudian dipatenkan pada 6 Oktober 1942.

Selama beberapa tahun Carlson mencoba untuk terus menyempurnakan temuannya. Carlson juga mencoba ke berbagai perusahaan untuk menjual penemuannya itu. Namun banyak perusahaan yang menolak mesin temuannya itu karena pada saat itu penemuan Carlson dianggap tidak berguna dan tidak memiliki masa depan yang menjanjikan.

Setelah berusaha dengan sangat keras dan hampir putus asa, Carlson mendapat mitra pertamanya yaitu Batelle Memorial Institute yang bersedia memberikan modal. Dengan mitra pertamanya itu Carlson berhasil meyakinkan Haloid, sebuah perusahaan menengah Haloid Corporation, New York yang menjual kertas foto, untuk menjadi mitranya dalam pengembangan temuannya itu.

Haloid Company kemudian mengenalkan produk mesin fotocopy pertama itu dengan nama Xerox. Haloid Company pun berubah namanya menjadi Xerox Company. Mesin fotocopy ini kemudian dibuat secara besar-besaran pada tahun 1951. Dari waktu ke waktu, teknik fotocopy semakin berkembang. Selain dapat menyalin dan melipatgandakan dokumen dengan cepat dan dalam jumlah yang banyak, mesin ini juga dapat memperbesar dan memperkecil dokumen. Bahkan kini mesin fotocopy sudah mampu menyalin dokumen yang berwarna. Berkat penemuan Carlson ini, kini kita dapat dengan mudah, murah dan cepat menggandakan sebuah dokumen.

Foto: Google
Dikutip dari berbagai sumber

 

By: admin Tags: ,